Welcome to Pariwisata SMKN 3 Sukabumi West Java Indonesia

Rabu, 22 Januari 2014

Confirmation Letter (Example) (Clerical Procedure)



January 22, 2014


Dear Ms. Fitri,

Thank you for your letter of January 20, 2014

We have reserved the accommodation you require for Mr. and Mrs. Rizfan, a suite room for three nights from February 2.

We look forward to welcoming Mr. and Mrs. Rizfan again, and you may be sure that everything possible will be done to make their stay enjoyable.


Yours sincerely,




Kamis, 16 Januari 2014

Fax Service (Clerical Procedure)

1.    confirm the fax number with the guest
2.    confirm the amount payable and method of payment (cash or charge to room)
3.    send the fax
4.    hand the original fax back to the guest.  If guest has already left, put it in an envelope       with the guest’s name and room number, and send it to the concierge for delivery to       the guest’s room
5.    post the transaction
6.    issue a receipt for the guest.



Minggu, 12 Januari 2014

HIKMAH MAULID NABI MUHAMMAD SAW

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Ustaz Yusuf Mansur
Sedikitnya ada dua pelajaran yang minimal bisa kita petik dari Nabi Muhammad SAW. Beliau selalu berbuat untuk orang lain, dan memikirkan orang lain. Bahkan dalam berdoa pun, doanya selalu menyebutkan untuk orang lain.
Rasulullah SAW hampir tidak pernah memikirkan dirinya sendiri. Ada moment di saat beliau hanya berdoa dengan Allah, pencipta alam jagat raya ini. Hanya beliau berdua dengan Allah.
Attahiyyatul mubarakatus shalawatut thayyibatu lillah. Rasul memberikan salam dan pengagungan kepada Allah SWT. Dan salam ini dijawab Allah SWT. Assalamu'alaika ayyuhan nabbiyyu wa rahmatullahi wa barakatuh.Keselamatan juga buat engkau wahai Muhammad.
Kemudian, Rasulullah SAW menjawab, Assalamu'alaina wa 'ala 'ibadillahis shalihin. Salam (keselamatan) juga untuk kami dan hamba-hamba-Mu yang saleh. Beliau menjawab dengan memakai dhamir nahnu (kami), untuk orang sebanyak-banyaknya. Masya Allah.
Kita mengenal Rasulullah SAW melalui sejarah. Dan saat menjelang wafatnya, malaikat Izrail turun bersama Malaikat Jibril atas perintah Allah di Baitul Ma'mur, untuk menjemput Nabi Muhammad SAW.
Sebelumnya, Allah telah berpesan kepada kedua malaikat tersebut, "Andai Muhammad menolak untuk dicabut nyawanya, hendaknya kalian kembali." 
Mereka pun turun, dari Baitul Ma'mur hingga ke langit dunia. Jibril mempersilakan Izrail untuk menemui Rasulullah SAW.
"Kenapa engkau tidak menemaniku, wahai jibril?" kata Izrail. Jibril menjawab, "Aku tak tega melihat engkau mencabut nyawa orang yang aku cintai."
Hal ini ternyata diketahui Rasulullah SAW. Momentum ini dijadikan Rasul untuk menunjukkan kebesaran hati dan jiwanya, untuk kita semua, umatnya ini. Izrail melanjutkan perjalanannya hingga tiba di kamar Rasulullah SAW. 
Setelah Izrail memberi salam dan Rasul menjawab salam Izrail, Rasul bertanya: "Aina Jibril?" Di mana jibril?" Izrail menjawab, jibril menunggu di langit pertama. Rasul meminta Jibril datang kepadanya sebelum nyawa beliau dicabut.
Wahai pembaca Republika yang dirahmati Allah. Sepintas ada maksud dari Rasulullah SAW. Beliau menunda sebentar waktu kematiannya sebelum bertemu Jibril. Beliau tidak memikirkan dirinya, anaknya, istrinya, keluarga, dan harta bendanya. Tidak. 
Beliau justru memikirkan kita umatnya. Itulah yang beliau sampaikan kepada Jibril. "Wahai Jibril, telah tiba kematianku. Bagaimana nasib umatku sepeninggalku nanti?" 
Allahu akbar, yang ditanyakan Rasulullah adalah kita, umatnya. Kalau Yusuf Mansur mengaku umatnya nabi, Yusuf Mansur yang ditanyakan Nabi, bagaimana Yusuf Mansur sepeninggal beliau? 
Kalau Syahruddin, Irwan kelana, Damanhuri dan semua pembaca serta keluarga besar Republika mengaku umat Nabi Muhammad SAW, maka kita semua yang ditanyakan nabi kepada Jibril, bagaimana nasib kita sepeninggal beliau nanti?
Inilah yang menjadi konsentrasi Rasulullah SAW tentang umatnya. Jibril menjawab, hanya Allah yang mengetahuinya.
Lalu Jibril bersegera menghadap Allah menyampaikan pertanyaan Rasulullah SAW. Setelah mendapatkan jawaban, Jibril kembali menemui Rasul.

Jibril menyampaikan, umatnya akan baik-baik saja. Tidak akan tersesat, tidak akan jadi orang yang merugi, jika mereka selalu berpegang padaKitabullah dan Sunnah Rasulullah SAW.
Setelah mendengar hal itu, legalah hati Rasulullah SAW. Beliau mempersilaka Izrail untuk mencabut nyawanya. Perhatikan dialog beliau selanjutnya. 
Ketika beliau menanyakan tentang umatnya saat akan dibangkitkan di hari kiamat. Insya Allah, tak ada satu pun manusia yang dibangkitkan sebelum Nabi Muhammad. Dan tak ada umat yanng akan dibangkitkan sebelum umat Nabi Muhammad SAW. 
Diutus empat malaikat untuk membangkitkan beliau. Jibril, Mikail, Israfl, dan Izrail. Mereka saling tunjuk untuk mendapat kehormatan membangkitkan nabi. Akhirnya dipilihlah Jibril.
Pada saat Nabi Muhammad SAW dibangkitkan, pertanyaan pertama yang disampaikan adalah umatnya. Wahai Jibril, ini hari apa? Jibril menjawab, inilah hari ketika pintu surga dibuka, dan malaikat Ridwan menghiasi surga untuk menjemput engkau dan umatmu dari hamba-hamba yang saleh. Dan pintu neraka akan dibuka untuk orang-orang yang durhaka dan tersesat.
Rasul kemudian bertanya, bagaimana umatnya dan di mana mereka?Alhammdulillah, Allah SWT memberikan kehormatan kepada Rasulullah SAW untuk memberikan syafaat kepada umatnya. 
Bahkan, karena keistimewaan ini pula, para nabi memerintahkan umatnya untuk menemui Nabi Muhammad SAW. Maka beruntunglah kita yang menjadi umat Nabi Muhammad SAW.
Dalam setiap kesempatan, Rasulullah SAW mengajarkan kepada kita, untuk senantiasa membaca Alquran, bershalawat, zikir, dan berbuat bukan hanya untuk diri pribadi tapi juga buat orang lain. 
Inilah yang harus kita gelorakan dalam rangka menyambut dan memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Manusia yang agung dan paling dicintai Allah SWT. Tidak disebut nama Allah kecuali digandeng dengan namanya. 
Belum sempurna kalimat la ilaha illallah kecuali digandeng denganMuhammadar Rasulullah. Semoga kita mewarisi sifat Nabi juga. Senantiasa berzikir dan berbuat untuk orang lain. 
Dalam doa-doa kita pun, mari kita doakan orang lain, sebagaimana pesan Rasul SAW. Dalam harta juga begitu, karena di sana ada hak orang lain. Selamat menyambut dan memperingati maulid Nabi SAW. Semoga kita mendapat syafaatnya. Amiin. Salam.

Rabu, 08 Januari 2014

Photocopying Procedure (SK : Clerical)

Photocopying Procedure
(Hotel Business Center)
1.   Ask for the guest’s name and room number (for residential guest)
2.   Double – check the guest particular in the computer or guest list
3.   Confirm the method of payment (cash or charge to room)
4.   Do the copying
5.   Return documents to the guest
6.   Post transaction
7.   Issue a receipt. 

Kamis, 02 Januari 2014

Fadlilah Keutamaan Membaca Surat Al-Ikhlas


Surat Al-Ikhlas ini mengandung Khasiat , Antara lain sebagai berikut :

1. Abu Sa'id Al-Khanafi menerangkan : Surah ini dinamakan Surah Al-Ikhlas, artinya bersih atau lepas, maka barangsiapa yang membacanya dan mengamalkannya dengan hati yang  ikhlas maka ia akan dilepaskan kesusahan-kesusahan duniawi, dimudahkan dalam gelombang sakaratul maut, dihindarkan dari kegelapan kubur dan kengerian hari kiamat.

2. Ibnu Syu'bah Al-Zukhri menerangkan : Rosululloh saw bersabda :"BarangSiapa membaca Suratul Ikhlas, seolah-olah ia membaca sepertiga Al-Qur'an."

3. Riwayat dari Sayyidinaa 'Ali Bin Abi Tholib KRW : BarangSiapa membaca Suratul Ikhlash sebanyak 11 kali sesudah sembahyang shubuh, maka syetan tidak akan dapat menggodanya untuk memperdayainya, sehingga terjerumus berbuat dosa, meskipun syetan itu sungguh-sungguh serius  hendak menggodanya pada hari itu.

4. Sayyidatina 'Aisyah RA menerangkan : Dari Nabi Muhammad saw : "BarangSiapa membaca sesudah selesai sembahyang Jum'at, surat Al-Fatihah 7x, surah Al Ikhlash 7x, Surah Al Falaq 7x, dan surah An-Naas 7x, maka Tuhan akan melindunginya dari kejahatan sampai hari Jum'at berikutnya/yang akan datang.

5. Dari Sayyidina 'Ali Bin Abi Tholib KRW dari Rosululloh SAW : BarangSiapa hendak pergi/ bermusafir, kemudian ketika ia hendak meninggalkan rumahnya, ia membaca surat Al-Ikhlas 11x, maka Tuhan memelihara rumahnya sampai ia kembali/pulang.

6. Sayyidina Anas Bin Malik RA menerangkan dari Rosululloh saw. : "BarangSiapa membaca Suratul Ikhlas 30x, maka Tuhan akan menulis barokah, selamat dariapi neraka dan aman dari adzab pada hari kiamat.

Demikianlah Diantara Khasiat dan Keutamaan  surat Al-Ikhlas, Semoga dapat bermanfa'at untuk kita semuanya, amiin...!


(Abdul Hamid Mudjib.blogspot.com)